Komunis: Pengertian Ciri-Ciri dan Contohnya

Komunis: Pengertian Ciri-Ciri dan Contohnya

Komunis: Pengertian Ciri-Ciri dan Contohnya –  Komunisme (bahasa Latin: communis, bahasa Inggris: common, global) ialah ideologi yang berkaitan dengan filosofi, politik, sosial, dan ekonomi yang tujuan pokoknya terciptanya masyarakat komunis dengan aturan sosial ekonomi berdasarkan kepemilikan bersama alat produksi dan tidak adanya golongan sosial, uang, dan negara.

Komunis: Pengertian Ciri-Ciri dan Contohnya

Pengertian dan Asal Mula Ideologi Komunisme

Komunisme merupakan sebuah paham atau pemikiran yang memusatkan kepemilikan bersama atas alat-alat produksi yang ada seperti modal, tanah, tenaga kerja yang memiliki tujuan terwujudnya masyarakat yang makmur, masyarakat komunis tanpa kelas dan semua orang sama atau dalam bahasa lain menyama ratakan semua.

Contoh Komunis

Korea utara menganut paham Atteisme yaitu tidak memiliki agama seluruh Korea utara secara merata

Ciri – ciri ideologi komunisme, sebagai berikut:

  • Komunisme mengajarkan teori perjuangan (pertentangan) kelas, misalnya proletariat melawan tuan tanah dan kapitalis.
  • Salah satu doktrin komunis adalah the permanent atau continuous revolution (revolusi terus -menerus), revolusi itu menjalar ke seluruh dunia. Maka, komunisme sering disebut go international.
  • Komunisme memang mempunyai programkan tercapainya masyarakat yang makmur dan sejahtera, masyarakat komunis tanpa kelas sosial, semua orang sama di mata komunis. Namun, untuk menuju ke sana, ada fase diktator proletariat yang bertugas  membersihkan kelas-kelas lawan komunisme, khususnya tuan-tuan tanah yang bertentangan dengan demokrasi yang ada.
  • Dalam dunia politik, komunisme menganut sistem politik satu partai, yaitu partai komunis.

Kelebihan dan Kekurangan Komunisme

Kelebihan

  • Dalam bidang ekonomi, negara yang menganut paham ini akan cenderung lebih mudah dalam mengendalikan angka pengangguran, inflasi, serta masalah lainnya. Sebab pemerintah memiliki kendali penuh.
  • Setiap individu memiliki kedudukan yang sama.
  • Jarang sekali terjadi masalah ekonomi seperti krisis ekonomi atau kasus kelaparan. Sebab, pemerintah telah mengatur segala permasalahan yang ada dan masyarakat tinggal mengikutinya.
BACA JUGA :   Undang-Undang HAM (Hak Asasi Manusia)

Kekurangan

  • Berpotensi besar terjadi kasus monopoli yang dilakukan oleh aparat pemerintah yang bisa berdampak merugikan masyarakatnya.
  • Di dalam penerapannya, paham komunisme cenderung tidak menghargai adanya hak asasi manusia.
  • Tidak ada kebebasan individu.
  • Menurunkan atau menghilangkan motivasi individu untuk menjadi pribadi yang lebih baik sebab mereka tidak dapat mempunyai usaha sendiri. Sekeras apapun usahanya, maka kedudukannya juga akan tetap sama dengan yang lain.
  • Tidak terdapat kepercayaan adanya Tuhan yang menjadi salah satu harapan si pembawa komunisme pertama kali yakni Karl Marx

You May Also Like

About the Author: admin