Uncategorized

Raja-Raja Dari Kerajaan Singosari di Kediri

Masterpendidikan.com – Raja-Raja Dari Kerajaan Singosari di Kediri. Dari banyaknya kerajaan yang ada di Indonesia ada beberapa kerajaa yang besar dan sangat terkenal hingga saat ini. Salah satunya adalah kerajaan singosari yang berdiri selama beratahun.tahun. Berikut Raja-Raja Dari Kerajaan Singosari yang memimpin.

Raja-Raja Dari Kerajaan Singosari di Kediri

Raja-Raja Dari Kerajaan Singosari di Kediri

Ken Angrok (1222-1247)

Ken Angrok ialah raja pertama sekalian pendiri Singasari bertitel Sri Ranggah Rajasa sesudah menaklukkan Kertajaya dari Kadiri. Beberapa sumber mengatakan jika dia berawal dari rakyat biasa dan bukan kelompok elit.

Kitab Pararaton dan Nagarakrtagama menulisnya secara jelas selaku leluhur dari raja Hayam Wuruk. Ken Angrok memperistri Ken Dedes yang selanjutnya melahirkan diantaranya Anusapati dan Mahisa2.

Anusapati (1247-1248)

Berasa sakit hati atas ayahnya, dia selanjutnya membunuh Ken Angrok lewat mediator seorang pengalasan.

Dia naik tahta seputar tahun 1247, tetapi dia berkuasa cuman seputar setahun saat informasi pembunuhan Ken Angrok didengar oleh anaknya lainnya. Panji Tohjaya, berasa tidak terima dan membunuh Anusapati. Anusapati didharmakan di Kidal, saat ini warisannya berbentuk Candi Kidal di Malang.

Tohjaya (1248)

Panji Tohjaya naik tahta gantikan Anusapati, tetapi dia cuman berkuasa sepanjang kurang dari 1 tahun. Saat ada perlawanan yang dilancarkan oleh kelompok Rajasa dan Sinelir yang menggempur istana. Tohjaya sempat larikan diri ke Katanglumbang, tetapi meninggal sebab cedera tombak yang didapatnya.

Nama Tohjaya ini tidak di sebut dalam Nagarakrtagama. Salah satunya faktanya dapat karena perlawanan Rajasa barusan, hingga dia tidak dipandang seperti nenek moyang Hayam Wuruk. Wonga Teleng. Sesaat dari Ken Umang lahir Panji Tohjaya. Ke-3 anak ini nantinya jadi figur penting dalam riwayat Singasari-Majapahit. Ken Angrok mengawali Wangsa Rajasa yang akan berkuasa s/d akhir periode Majapahit.

Wisnuwarddhana (1248-1268)

Dia memerintah bersama Mahisa Campaka, cucu Ken Angrok dan Ken Dedes. Wisnuwarddhana berkuasa lumayan lama dalam periode nyaman, lebih kurang sepanjang dua puluh tahun.

Cuman Wisnuwardhhana yang mewarisi tahta langsung ke anaknya, yakni Kertanagara. Info tentang Wisnuwarddhana kecuali dari kitab Pararaton dan Nagarakrtagama di dapatkan dari prasasti tembaga di Kedu yang di keluarkan oleh raja Kertanagara.

Kertanagara (1268-1292)

Kertanegara adalah raja paling akhir sekalian paling besar dalam riwayat Singasari. Dia lakukan peluasan cakrawala mandala Singasari ke barat lewat Ekspedisi Pamalayu tahun 1275 M. Mengalahkan Melayu, Tumasik, dan Pahang.

Di teruskan dengan menaklukkan Bali di tahun 1284 M. Semua pulau Jawa ada di bawah kekuasaan Singasari walau tidak di kalahkan secara militer. Kertanagara merajut persekutuan dengan Kerajaan Champa.

yudha

Recent Posts

Yuk Intip Cara Kerja Panel Surya Milik Perusahaan Solar Panel di Indonesia, Sun Energy

MasterPendidikan.com - Sebagian besar orang mungkin masih awam dengan panel surya. Bagaimana cara kerja dan…

3 tahun ago

Beberapa Cara Mengatasi WhatsApp Tidak Bisa Restore Chat

MasterPendidikan.com - Panduan kami ini akan membahas tentang Beberapa Penyebab Tidak Bisa Bergabung Pada Grup…

3 tahun ago

Jangan Sampai Salah Pilih! Begini Cara Memilih Perusahaan Renewable Energy Indonesia yang Terbaik

Masterpendidikan.com - Meningkatnya kebutuhan energi listrik membuat biaya untuk tagihan listrik konvensional semakin membesar. Sebagai…

3 tahun ago

Cara Membuat Banyak Link Pada Profil Instagram

Masterpendidikan.com - Cara Membuat Banyak Link Pada Profil Instagram. Apakah kamu berjualan online di Instagram,…

3 tahun ago

5 Cara Tepat Merawat Rem Mobil Menurut Otoklix

MasterPendidikan.com - Rem mobil menjadi komponen mobil yang penting untuk diperhatikan. Rem adalah fitur keselamatan…

3 tahun ago

Aplikasi Kwitansi Terbaik

MasterPendidikan.com - Umumnya kita menggunakan kwitansi sebagai alat bukti pembayaran ataupun penerimaan sejumlah uang dan…

3 tahun ago