Daftar Isi :
Morfologi dan Struktur Bakteri – Sahabat Pendidikan kembali lagi bersama kami. Dan kali ini bersama kita akan membahas tentang Morfologi dan Struktur Bakteri, anda penasaran, silahkan simak ulasan singkatnya berikut ini.
Secara bahasa, morfologi artinya pengetahuan tentang bentuk. Morfologi dalam bidang ilmu biologi ialah ilmu tentang bentuk organisme terumata hewan dan tumbuhan yang mencakup bagian-bagiannya. Morfologi bakteri dibedakan menjadi dua, yakni:
Populasi pada bakteri tumbuh dengan sangat cepat saat mereka ditambahkan dan disesuaikan denan izi serta kondisi lingkungan yang memungkinkan bakteri untuk berkembang. Dengan pertumbuhan ini maka berbagai jenis bakteri kadang memberi bentuk yang khas. Beberapa kelompok berbentuk lingkaran, berwarna dan yang lainnya tidak teratur. Karakteristik dari bentuk atau morfologi koloni ialah cara para ilmuan utnuk dapat mengidentifikasi bakteri dengan mekroskopis.
a. Ukuran
b. Warna koloni atau pigmentasi
c. Bentuk Koloni
d. Margin
e. Elevasi
Morologi ini ialah karakteristik bakteri yang dilihat dari pengamatan yang dilakukan dnegan menggunakan mikroskop. Bentuk bakteri bervariasi. namun secara umum terdapat tiga bentuk bakteri yakni bulat atau kokus, batang atau basil dan spiral atau spirilium.
Bentuk ini dibedakan menjadi 6 bentuk, yakni:
Bentuk ini dibedakan dalam bentuk batang panjang dan batang pendek, dengan bentuk ujung lengkung atau datar. Bentuk ini dibedakan lagi dari ebntuk batang yang memiliki garis tengah atau tidak sama dibagian panjangnya. Bakteri bentuk batang terdiri dari:
Bentuk ini dibagi menjadi tiga bentuk, yakni:
Bentuk tubuh pada bakteri dipengaruhi oleh kedaan oingkungan, usia dan medium. Karenanya untuk embandingkan bentuk dan ukuran pada bakteri, kondisinya harus sama. Secara umum bakteri yang umurnya lebih muda, maka ukurannya akan lebih besar dari yang sudah tua.
Dimiliki oleh hampir semua dari jenis bakteri, terdiri dari dinding sel, membran plasma. sitoplasma. ribosom, DNA serta granula penyimpanan.
Kebanyakan bakteri memiliki dinding sel, dinding sel terdiri dari berbagai bentuk dan ukuran tertentu pada sle bakteri. Sifatnya elastic dan letaknya diantara kapsula dan membran sitoplasma. Susunan kimia pada dinding sel dangat kompleks. Biasanya terdiri dari beberapa bentuk seperti celulosam khitin, hemiselulosa, itu tergantung dari spesies apa bakteri tersebut. Semua bakteri yang hidup bebas memiliki dinding sel kecuai pada Mycoplasma.
Dinding sel berfungsi sebagai:
Bagian ini ialah pembungkus dari protoplasma, membran sel letaknya didalam dinding sel dan tidak terikat dengan dinding sel. Berdasarkan dari pengujian sitokimia, membran sel menunjukan terdapat protein lipida dan asam nukleat.
Membran sel akan menyerap cat-cat basa lebih kuat dari sitoplasma. Membran yang menyelimuti sitoplasma terdiri dari lapisan fosfolipid dan protein. Membran sel berfungsi sebagai:
Ini merupakan isi sel yng berupa cairan yang biasa jyga disebut dnegan protoplasma. Protoplasma ialah koloid yang mengandung karbihidrat, protein, enzim, belerang, kalsium karbonat dan volutin. Komponen dalam sitoplasma:
* Inti
Terdapat inti pada bakteri yang bisa dilihat dnegan mikroskop electron, ini ialah daerah yang tidak tembus cahaya electron dan didalamnya terdapat asam deoksiribonukleat. Inti bakteri tidak mempunyai membran sehingga termasuk organisme prokariotik.
* Ribosom
Ribosom ialah partikel sitoplesma. Kumpulan dari polyribosom ialah rantai ribosom yan menempel pada m RNA. Jumlah dari ribosom bervariasi sesuai denan konsidi pertumbuhannya. sel akan tumbuh denan cepat dalam medium yan sesuai, mengandung lebih banyak ribosom dibanding dnegan sel tumbuh lambat dalam medium yang kurang memadai. Ribosom terletak menyebar di sitoplasma ini karena bakteri tidak memiliki membran inti. RIbosom berfungsi sebagai tempat sintesis protein.
Granula ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan karena bakteri menyimpan cadangan makanan yang ia butuhkan. Granula sama seperti robosom karena menyimpan makanan degan tersebar pada sitoplasma. Granula penyimpanan ini hanya berfungsi untuk menyimpan makanan pada beberapa bakteri.
Mayoritas bakteri mempunyai plasmid, ini dapat dnegan mudah ditemukan pada bakteri akan tetapi bakteri juyga bisa dnegan mudah menghilangkan plasmid ini. Plasmid bisa diberikan pada bakteri lainnya dengan transfer gen horizontal.
Terdapat juga struktur tambahan pada bakteri seperti: kapsul atau lapisan lendir, flagel, pili, klorosom, vakuola gas dan endospora.
Itulah sekilas penjelasan tentang Morfologi dan Struktur Bakteri, terima kasih telah berkunjung dan menyempatkan membaca, semoga artikel yang anda baca ini bermanfaat, dan sampai jumpa di artikel bermanfaat lainnya.
Baca Juga >>>
MasterPendidikan.com - Sebagian besar orang mungkin masih awam dengan panel surya. Bagaimana cara kerja dan…
MasterPendidikan.com - Panduan kami ini akan membahas tentang Beberapa Penyebab Tidak Bisa Bergabung Pada Grup…
Masterpendidikan.com - Meningkatnya kebutuhan energi listrik membuat biaya untuk tagihan listrik konvensional semakin membesar. Sebagai…
Masterpendidikan.com - Cara Membuat Banyak Link Pada Profil Instagram. Apakah kamu berjualan online di Instagram,…
MasterPendidikan.com - Rem mobil menjadi komponen mobil yang penting untuk diperhatikan. Rem adalah fitur keselamatan…
MasterPendidikan.com - Umumnya kita menggunakan kwitansi sebagai alat bukti pembayaran ataupun penerimaan sejumlah uang dan…