IPA

Pengertian, Struktur, Fungsi dan Gangguan Hati

Masterpendidikan.comPengertian, Struktur, Fungsi dan Gangguan Hati. Bagi manusia, peranan hati sama dengan jantung yakni sama – sama penting untuk kelangsungan hidup. Karena jika hati sudah terkena gangguan, maka dampaknya bisa fatal pada tubuh kita terlebih pada sistem kekebalan tubuh. Dan apakah kamu tahu pengertian dari hati itu sendiri? Berikut penjelasan mengenai pengertian, struktur, fungsi hingga gangguan pada hati.

Pengertian dari Hati

Hati atau liver merupakan kelenjar terbesar yang kompleks dalam tubuh dengan warna merah kecoklatan dan berada pada kanan atas rongga perut atau abdomen yang lebih tepatnya di bawah diafragma. Beratnya sekitar 1.500 gr atau 2,5% dari berat tubuh orang dewasa. Hati mendapatkan suplai darah dari arteri hepatica atau pembuluh nadi dan vena porta atau pembuluh gerbang dari usus. Di dalam hati juga terdapat empedu dan pembuluh dara yang disatukan dengan selaput jaringan ikat atau capsula glison.

Struktur dari Hati

Hati terbagi menjadi dua bagian, yakni lobus kanan yang berada pada belahan hati sebelah kanan dan lobus kiri yang berada pada nelahan hati sebelah kiri. Kedua bagian ini dipisahkan oleh fissure yang merupakan gabungan dari sejumlah ligamen dan tersusun oleh unit fungsional dalam bentuk heksagonal yakni lobulus.

Pada bagian tengah lobulus terdapat pembuluh vena sentralis yang kemudian berhgabung menjadi pembuluh dara vena hepatica. Ada lacuna yang memisahkan satu lobulus dengan lobulus lainnya, dan lobulus sendiri tersusun dari sel hepatosit yang terpisah oleh kanakuli dan bergabung membentuk saluran empedu.

Arteri hepatic nantinya yang akan membawa darah dengan oksigen dan nutrisi dari jantung. Untuk vena porta hepatic akan membawa darah dari sistem percernaan. Untuk jantung sendiri mensuplai 20% darah hati sedangkan vena porta hepatic akan mensuplai sekitar 80% darah hati.

Fungsi dari Hati

Hati memiliki fungsi yang sangat penting bagi tubuh, yakni:

  • Untuk menyimpan dan menyaring darah yang dapat juga kita sebut fungsi Vaskular.
  • Menghasilkan garam empedu dan urea melalui saluran ductus ke saluran pencernaan yang dapat kita sebut fungsi Sekresi.
  • Untuk mtabolisme protein, kabohidrat, lemak dan komponen lainnya pada tubuh yang dapat kita sebut fungsi Metabolisme.
  • Untuk menyimpan dan mengeluarkan vitamin, lemak, glikogen hingga zat besi saat tubuh membutuhkannya yang disebut fungsi Penyimpanan.
  • Mengubah kompunen racun sehingga dapat dimanfaatkan dan dikeluarkan dari tubuh yang kita sebut fungsi Penawar Racun.

Sehingga dapat kita simpulkan fungsi hati sebagai penghasil empedu, detoksifikasi racun, tempat penyaring glikogen, pengatur suhu tubuh, penyimpan mineral, mencegah terjadinya penggumpalan darah, pengontrol sirkulasi dan hormon tubuh, penyimpan vitamin hingga membuang zat berbahaya dalam pembuluh darah.

Herianto Fitriadi

Recent Posts

Yuk Intip Cara Kerja Panel Surya Milik Perusahaan Solar Panel di Indonesia, Sun Energy

MasterPendidikan.com - Sebagian besar orang mungkin masih awam dengan panel surya. Bagaimana cara kerja dan…

3 tahun ago

Beberapa Cara Mengatasi WhatsApp Tidak Bisa Restore Chat

MasterPendidikan.com - Panduan kami ini akan membahas tentang Beberapa Penyebab Tidak Bisa Bergabung Pada Grup…

3 tahun ago

Jangan Sampai Salah Pilih! Begini Cara Memilih Perusahaan Renewable Energy Indonesia yang Terbaik

Masterpendidikan.com - Meningkatnya kebutuhan energi listrik membuat biaya untuk tagihan listrik konvensional semakin membesar. Sebagai…

4 tahun ago

Cara Membuat Banyak Link Pada Profil Instagram

Masterpendidikan.com - Cara Membuat Banyak Link Pada Profil Instagram. Apakah kamu berjualan online di Instagram,…

4 tahun ago

5 Cara Tepat Merawat Rem Mobil Menurut Otoklix

MasterPendidikan.com - Rem mobil menjadi komponen mobil yang penting untuk diperhatikan. Rem adalah fitur keselamatan…

4 tahun ago

Aplikasi Kwitansi Terbaik

MasterPendidikan.com - Umumnya kita menggunakan kwitansi sebagai alat bukti pembayaran ataupun penerimaan sejumlah uang dan…

4 tahun ago