Tips dan Trik

Inilah Perbedaan Air Purifier, Air Humidifier dan Air Diffuser

Masterpendidikan.com – Dalam menjaga kesehatan keluarga, kualitas udara di rumah juga merupakan hal penting yang perlu kita perhatikan. Jangan sampai udara yang kita hirup terkontaminasi dengan debu, kuman hingga jamur yang rentan dengan penyakit. Salah satu cara yang bisa kita lakukan untuk menjaga kualitas udara adalah dengan penggunaan peralatan elektronik seperti air purifier, humidifier ataupun diffuser. Lalu, apa perbedaan antara ketiganya? Berikut penjelasannya.

Perbedaan Air Purifier, Humidifier dan Diffuser

Untuk membedakan ketiganya, kita bisa mengelompokkannya berdasarkan fungsi, cara kerja hingga durasi penggunaannya. Dan kita akan membahas satu persatu untuk dapat mengetahui perbedaan dari ketiga alat tersebut.

1. Berdasarkan Fungsi Utama

Kita bisa menemukan perbedaan dari fungsi utamanya yang mana untuk air purifier berfungsi untuk membersihkan udara dari debu, polusi, virus dan bakteri lainnya sehingga sangat cocok untuk rumah yang memiliki anggota keluarga dengan kebiasaan merokok. Air purifier akan menyaring serta meminimalisir asap dan bau dari rokok tersebut.

Untuk air humidifier, memiliki fungsi untuk melembabkan udara yang ada sehingga sangat cocok untuk rumah yang memiliki anggota keluarga yang mengidap fly, batuk, alergi hingga asma. Dan air diffuser berfungsi untuk membersihkan udara serta menyemprotkan wewangian seperti essential oil.

2. Cara Kerja

Berdasarkan cara kerjanya, air purifier menyedot dan menyaring udara kemudian mengeluarkan udara yang lebih bersih. Sedangkan untuk air humidifier bekerja untuk mengubah air menjadi uap yang disemprotkan ke seluruh ruangan. Dan untuk diffuser hanya mampu menyemprotkan uap essential oil yang mana terbagi lagi menjadi 3 cara kerja yakni ultrasonik, panas dan uap.

3. Durasi Penggunaan

Dan untuk durasi penggunaan, air purifier memiliki durasi selama 30 hingga 120 menit. Sedangkan untuk humidifier dan diffuser tergantung temperatur dan ketersediaan cairan. Yang mana semakin tinggi temperatur maka ketersediaan cairan pun akan cepat habis dan begitu pula sebaliknya.

Itulah ulasan mengenai perbedaan yang perlu kita ketahui. Semoga bermanfaat dan dapat menjadi tambahan informasi untuk kita semua. Sebelum membeli pastikan kamu harus mengetahui fungsi dan kegunaanya terlebih dahulu.

Herianto Fitriadi

Recent Posts

Yuk Intip Cara Kerja Panel Surya Milik Perusahaan Solar Panel di Indonesia, Sun Energy

MasterPendidikan.com - Sebagian besar orang mungkin masih awam dengan panel surya. Bagaimana cara kerja dan…

3 tahun ago

Beberapa Cara Mengatasi WhatsApp Tidak Bisa Restore Chat

MasterPendidikan.com - Panduan kami ini akan membahas tentang Beberapa Penyebab Tidak Bisa Bergabung Pada Grup…

3 tahun ago

Jangan Sampai Salah Pilih! Begini Cara Memilih Perusahaan Renewable Energy Indonesia yang Terbaik

Masterpendidikan.com - Meningkatnya kebutuhan energi listrik membuat biaya untuk tagihan listrik konvensional semakin membesar. Sebagai…

4 tahun ago

Cara Membuat Banyak Link Pada Profil Instagram

Masterpendidikan.com - Cara Membuat Banyak Link Pada Profil Instagram. Apakah kamu berjualan online di Instagram,…

4 tahun ago

5 Cara Tepat Merawat Rem Mobil Menurut Otoklix

MasterPendidikan.com - Rem mobil menjadi komponen mobil yang penting untuk diperhatikan. Rem adalah fitur keselamatan…

4 tahun ago

Aplikasi Kwitansi Terbaik

MasterPendidikan.com - Umumnya kita menggunakan kwitansi sebagai alat bukti pembayaran ataupun penerimaan sejumlah uang dan…

4 tahun ago