Fungsi Otak Belakang (Metencephalon)
Daftar Isi :
Fungsi Otak Belakang (Metencephalon) – Dikesempatan kali ini kita akan kembali membahas tentang Otak, dan kali ini Otak Belakang. Apa itu Otak Belakang, dan Apa Fungsinya, tentu pertanyaan tersebut timbul dibenak kita. Dan untuk jawaban dari pertanyaan tersebut silahkan simak ulasan berikut ini :
Otak belakang (Myelencephalon, Metencephalon, Rhombencephalon) merupakan bagian otak yang meliputi jembatan Varol (pons, pons Varolii), sumsum lanjutan (medulla oblongata) dan otak kecil (cerebellum). Dan ketiga bagian tersebut membentuk batang otak (brainstem).
Otak Belakang sendiri terletak pada bagian dasar kepala, dan terdiri dari 4 (empat) bagian fungsional. Bagian tersebut yaitu sebagai berikut :
merupakan titik awal saraf tulang belakang dari sebelah kiri badan menuju bagian kanan badan, dan begitu juga sebaliknya. Medulla mengontrol fungsi otomatis otak, semacam detak jantung, sirkulasi darah, pernafasan, dan pencernaan.
merupakan stasiun pemancar yang mengirimkan data ke bagian pusat otak bersama dengan formasi reticular. Selain sebagai jembatan saraf yang menghubungkan 2 (dua) belahan otak kecil, otak depan dengan otak belakang, serta otak depan dengan sumsum tulang belakang. Pons ini akan menentukan apakah manusia terjaga atau tertidur.
Formasi Reticular sendiri mempunyai peran penting dalam mengatur gerakan dan perhatian. Formasi reticular ini seolah-olah memiliki fungsi dalam mengaktifkan bagian lain dalam otak.
Hampir seperti otak besar (otak secara keseluruhan). Cerebellum dapat mengontrol berbagai fungsi otomatis otak. Namun, sebenarnya fungsi tersebut perlu dipelajari serta dilatih, seperti keseimbangan dan koordinasi.
Contohnya saat berjalan, jika jalan yang dilalui sudah biasa dilewati, maka tanpa berpikir, tentu kita sudah bisa sampai ditujuan. Adapun fungsi dari cerebellum ialah sebagai kendali / kontrol atas gerakan.
Otak belakang ialah bentuk perpanjangan dari sistem saraf tulang belakang. Otak belakang ini disusun oleh metensefalon (metencephalon) dan mielensefalon (myelencephalon).
Merupakan bagian otak belakang yang strukturnya terdiri dari pons varolli (jembatan varolli) serta cerebellum (otak kecil). Metensefalon sendiri berada di bawah area posterior cerebrum (telensefalon) dan berada di atas medulla oblongata (disebut juga sebagai sumsum sambung). Area ini dapat membantu dalam proses keseimbangan tubuh, koordinasi gerak, refleks jantung, tidur, sirkulasi, irama gerak otot, serta pengendalian informasi penginderaan.
Disusun oleh medulla oblongata (sumsum sambung). Mielensefalon lah yang bertanggung jawab dalam mengontrol fungsi-fungsi otonomi, seperti dalam bernapas, denyut jantung, menelan, bersin, serta pencernaan. Mielensefalon ini terdapat di bagian inferior brain stem.
Adapun fungsi dari otak belakang, diantaranya sebagai berikut :
Sekian penjelasan dari kami tentang Fungsi Otak Belakang (Metencephalon), terima kasih telah menyempatkan membaca, semoga artikel yang anda baca bermanfaat, jangan sungkan untuk mengirimkan kritik maupun saran kepada redaksi kami
Baca Juga >>>
MasterPendidikan.com - Sebagian besar orang mungkin masih awam dengan panel surya. Bagaimana cara kerja dan…
MasterPendidikan.com - Panduan kami ini akan membahas tentang Beberapa Penyebab Tidak Bisa Bergabung Pada Grup…
Masterpendidikan.com - Meningkatnya kebutuhan energi listrik membuat biaya untuk tagihan listrik konvensional semakin membesar. Sebagai…
Masterpendidikan.com - Cara Membuat Banyak Link Pada Profil Instagram. Apakah kamu berjualan online di Instagram,…
MasterPendidikan.com - Rem mobil menjadi komponen mobil yang penting untuk diperhatikan. Rem adalah fitur keselamatan…
MasterPendidikan.com - Umumnya kita menggunakan kwitansi sebagai alat bukti pembayaran ataupun penerimaan sejumlah uang dan…