Langkah-Langkah Menemukan Gagasan Utama
Daftar Isi :
Langkah-Langkah Menemukan Gagasan Utama – Gagasan utama dapat berupa kalimat inti atau pokok paragraf. Gagasan utama disebut juga gagasan pokok atau kalimat utama. Apabila hendak menentukan gagasan utama setiap paragraf, kamu dapat melakukan langkah-langkah di bawah ini.
1. Bacalah paragraf dengan cermat!
2. Cermati kalimat pertama hingga terakhir! Apakah kalimat pertama merupakan gagasan utama atau gagasan penjelas? Apakah kalimat kedua yang merupakan gagasan utama? Teruslah membaca kalimat demi kalimat sampai kamu menemukan gagasan utama paragraf. Ingat, gagasan utama sebagai isi atau inti paragraf dapat terletak di awal, akhir, awal dan akhir, atau seluruh paragraf.
Contoh:
Ada sejumlah program yang direncanakan. Program terbesar adalah penyelenggaraan wajib belajar sembilan tahun senilai Rp17,76 triliun. Porsi program pendidikan dasar lebih banyak karena murid terbanyak yang harus dibina ada di tingkat sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. Lalu, juga pemberantasan buta huruf, bantuan operasional sekolah (BOS), rehabilitasi gedung sekolah, peningkatan kualifikasi, dan kesejahteraan guru.
Gagasan utama paragraf tersebut terletak pada awal paragraf. Paragraf ini disebut paragraf deduktif atau paragraf umum ke khusus. Paragraf ini disusun dengan mengemukakan pokok-pokok persoalan yang bersifat umum ke hal-hal yang bersifat khusus.
Contoh:
Dalam Rencana Strategi Pendidikan Nasional yang disusun tahun 2005 tercantum rencana menggelar UN jenjang SD mulai 2008. Rencana tersebut relevan dengan topik yang diperdebatkan dalam forum. Jangankan untuk UN SD yang rencananya mulai digelar tahun 2008, UN jenjang SMP/MTs dan SMA/MA/SMK juga akan dimulai pada tahun yang sama.
Gagasan utama paragraf di atas terletak pada akhir paragraf. Paragraf ini disebut paragraf induktif atau paragraf khusus ke umum. Paragraf ini disusun dengan menguraikan rincian hal-hal yang bersifat khusus ke hal-hal yang bersifat umum.
Contoh:
Hampir setiap hari media massa melaporkan soal dunia pen-didikan kita yang mengenaskan. Banyak anak terancam putus sekolah. Para orang tua mengeluh tidak punya uang untuk membayar ongkos sekolah yang kini jumlahnya selangit. Padahal, tingginya biaya sekolah itu belum tentu menjamin mutu pendidikan yang kini kian terperosok peringkatnya.
Paragraf jenis ini merupakan campuran paragraf deduktif denganparagraf induktif.
Contoh:
Roy menarik napas panjang. Menahan beban pikiran yang begitu berat. Ia mencoba tetap bersabar dengan segala perlakuan saudaranya. Di meja tamu, tampak Bram duduk dengan tenang. Tak sedikit rasa bersalah itu tampak. Sebaliknya, Roy merasa tak enak jika tidak dapat membantu saudaranya.
Gagasan utama tersirat dalam paragraf. Kalimat-kalimat yang membentuk paragraf tersebut mempunyai kedudukan yang sama penting. Paragraf ini berupa uraian yang bersifat deskriptif (paparan) atau naratif (cerita).
Baca juga materi pelajaran lainnya
MasterPendidikan.com - Sebagian besar orang mungkin masih awam dengan panel surya. Bagaimana cara kerja dan…
MasterPendidikan.com - Panduan kami ini akan membahas tentang Beberapa Penyebab Tidak Bisa Bergabung Pada Grup…
Masterpendidikan.com - Meningkatnya kebutuhan energi listrik membuat biaya untuk tagihan listrik konvensional semakin membesar. Sebagai…
Masterpendidikan.com - Cara Membuat Banyak Link Pada Profil Instagram. Apakah kamu berjualan online di Instagram,…
MasterPendidikan.com - Rem mobil menjadi komponen mobil yang penting untuk diperhatikan. Rem adalah fitur keselamatan…
MasterPendidikan.com - Umumnya kita menggunakan kwitansi sebagai alat bukti pembayaran ataupun penerimaan sejumlah uang dan…