Daftar Isi :
Prinsip ini sangat perlu ditanamkan dalam setiap egiatan enelitian. Semua langkah keselamatan kerja dalam kegiatan penelitian ialah :
Saat akan memasukan zat asam atau korosif, maka terlebih dahulu lihatlah melalui sisi gelas, ini dilakukan untuk menghndarkan mata dari percikan zat kaena dengan melihat melalui mulut tabung akan sangat berbahaya.
Ada beberapa cara untuk menghindari kecalakaan pada penggunaan bahan kimia, diantaranya ialah :
Bahan eksplosif atau mudah meledak dan terbakar sebaiknya disimpan di tempat yang teduh, jauh dari suhu panas dan dari api.
Lebih baik bahan yang bersifat seperti itu diperlakukan dengan sangat hati – hati, jangan sampai ada gesekan atau beguncang. Bahan ini lebih aman disimpan dengan keadaan basah.
Beberapa bahan yang mudah meledak seperti nitogen cair, asam pekat dan amonium dikromat. Bahan kimia yang mudah tebakar seperti eter, aseton, dan senyawa alkohol. Beberapa bahan yang mudah untuk terbakar seperti natrium oksalat.
Bahan yang beracun tentu akan memiliki dampak bahaya bagi tubuh, jika racun tersebut masuk ke dalam tubuh. Hal tersebut dapat terjadi dengan terisap melalui hidung atau terserap melalui kulit.
Bahkan, akan sangat berbahaya, jika termakan atau pun terminum. Oleh karena itu, berhati-hatilah pada saat bekerja dalam menggunakan zat-zat beracun tersebut. Jangan menggunakan tangan telanjang atau secara langsung untuk mengambil ataupun memindahkan zat-zat kimia, walaupun zat-zat tersebut tidak beracun.
Karena, zat yang telah masuk ke dalam tubuh di atas ambang batas, tentu akan berbahaya bagi tubuh. Jangan mengisap zat kimia secara langsung dengan mulut, tetapi gunakanlan pipet tetes, walaupun hanya berupa air. Pakailah pipet tetes dalam mengambil atau memindah zat cair.
Gunakanlah spatula atau sendok plastik dalam memindahkan atau mengambil zat kimia berbentuk padat. Jangan sekali kali mencium zat kimia secara langsung. Gunakanlah penutup hidung pada saat bekerja dengan zat berbahaya atau saat mereaksikan dan membakar suatu bahan.
Kegiatan yang bisa menimbulkan asap berbahaya dalam lemari asam. Bahan-bahan yang beracun bisa berasal dari zat kimia, yaitu antara lain asam sianida (HCN) dan zat karsinogenik, misalnya benzidin (bersifat karsinogenik).
Bahan-bahan beracun juga bisa ditimbulkan dari makhluk hidup yang menjadi objek pengamatan, misalnya contoh biji jarak, serbuk sari bunga, sengat serangga, serta mikroorganisme penyebab penyakit.
Ada beberapa bahan kimia harus diperlakukan kehati-hatian karena jika terkena kulit atau bahan lain dapat merusak (bereaksi). Bahan yang bersifat korosif bisa merusak logam-logam, dan sedangkan bahan yang kaustik dapat merusak kulit atau bahan pakaian.
Oleh karena itu, gunakanlah pakaian kerja laboratorium serta alat-alat pengaman, yaitu seperti kaca mata, sarung tangan, dan penutup hidung. Jagalah agar bahan-bahan tersebut tidak memercik saat diambil ataupun direaksikan. Dan jangan pula menghirup uapnya.
Bahan yang korosif, misalnya yaitu asam pekat. Adapun bahan yang kaustik, misalnya soda kaustik.
Bahan yang bersifat radioaktif umumnya jarang dipakai. Bahan radioaktif ini disimpan dalam botol berdinding tebal dari timbal. Misalnya, senyawa uranium dan thorium. Maka berhati-hatilah saat mengambil bahan kimia dalam laboratorium. Bacalah label pada botol atau tanyakan pada laboran (petugas laboratorium) dan guru.
Dan jangan mengambil sendiri bahan di dalam lemari. Gunakanlah bahan yang telah dipersiapkan laboran di meja kerja.
Sekian penjelasan dari kami tentang 20 Pinsip Keselamatan Kerja Di Laboratorium Kimia dan Biologi, terima kasih telah menyempatkan membaca, semoga artikel yang anda baca bermanfaat
Baca Juga >>>
MasterPendidikan.com - Sebagian besar orang mungkin masih awam dengan panel surya. Bagaimana cara kerja dan…
MasterPendidikan.com - Panduan kami ini akan membahas tentang Beberapa Penyebab Tidak Bisa Bergabung Pada Grup…
Masterpendidikan.com - Meningkatnya kebutuhan energi listrik membuat biaya untuk tagihan listrik konvensional semakin membesar. Sebagai…
Masterpendidikan.com - Cara Membuat Banyak Link Pada Profil Instagram. Apakah kamu berjualan online di Instagram,…
MasterPendidikan.com - Rem mobil menjadi komponen mobil yang penting untuk diperhatikan. Rem adalah fitur keselamatan…
MasterPendidikan.com - Umumnya kita menggunakan kwitansi sebagai alat bukti pembayaran ataupun penerimaan sejumlah uang dan…