Daftar Isi :
Komunikasi verbal ialah komunikasi yang menggunakan simbol – simbol verbaik, baik itu secara tertulis atau lisan. Komunikasi jenis ini ialah semua jenis simbol yang menggunakan satu kata atau lebih. Hampir semua rangsangan bicara yang diketahui termasuk dalam kategori pesan verbal yang disengaja, yaitu usaha- usaha yang dilakukan dengan sadar untuk berhubungan dengan roang lain.
Seorang yang memiliki intelegensi yang lebih tinggi biasanya memiliki banyak pembendaharaan kata dibanding orang yang mempunyai intelegensi rendah.
Setiap budaya mempunyai bahasa yang berbeda – beda. Seperti di negara kita yang memiliki keragaman suku. Setiap suku memiliki bahasanya masing – masing.
Seorang dnegan pengetahuan yang luas akan mendorong yang bersangkutan untuk berbicara dengan lancar dengan pembendaharaan kata yang dia miliki.
Seorang yang merupakan pemalu atau pendiam maka biasanya sedikit berbicara pada orang lain karena tidak terbiasa untuk berkomunikasi.
Adanya suatu kelainan sehingga mengganggu ketika berbicara.
Seorang yang banyak melakukan komunikasi dengan baik kepada orang lain, individu atua massa maka dapat berbicara dengan lancar.
Beberapa pendapat dan pengertian tentang komunikasi nonvrebal dari beberapa ahli antara lain :
Menurut Esward Sapir, komunikasi nonverbal ialah sebuah kode yang luas yang ditulis dengan tidak di mana pun juga dan di ketahui oleh siapa saja dan di mengerti oleh semua.
dikutip dari Ilya Sunarwinadi : komunikasi antar budaya memberikan batasan – batasan sebagai berikut :
1. Komunikasi nonverbal yakni komunikasi dengan tanpa menggunakan kata – kata.
2. Komunikasi nonverbal bisa terjadi jika seseorang berkomunikasi tidak menggunakan suara.
3. Komunikasi nonverbal yakni hal yang dilakukan seseorang yang di beri arti oleh orang lain.
4. Komunikasi nonverbal yakni pembelajaran mengenai ekspresi wajah, waktu, sentuhan, bau, gerak, mata, perilaku dan lain sebagainya
Peasn nonverbal dalam hubungannya dengan pesan verbal menurut Mark L. Knapp dlam Herlina Tanpa Tahun mempunyai lima arti, yakni :
– Reptisi
Yaitu pengulangan kembali pesan yang disampaikan secara verbal.
– Subtitusi
Yaitu yang menggantikan lambang – lambang verbal.
– Kontradiksi
Yaitu memberi arti lain pada pesan verbal.
– Komplemen
Yaitu memperkaya arti nonverbal.
– Aksentuasi
Yaitu menegaskan pesan verbal dengan menggaris bawahi.
Sekian penjelasan dari kami tentang Pengertian, Ciri, Faktor dan Fungsi Komunikasi Verbal dan Nonverbal, terima kasih telah menyempatkan membaca, semoga artikel yang anda baca bermanfaat
Baca Juga >>>
MasterPendidikan.com - Sebagian besar orang mungkin masih awam dengan panel surya. Bagaimana cara kerja dan…
MasterPendidikan.com - Panduan kami ini akan membahas tentang Beberapa Penyebab Tidak Bisa Bergabung Pada Grup…
Masterpendidikan.com - Meningkatnya kebutuhan energi listrik membuat biaya untuk tagihan listrik konvensional semakin membesar. Sebagai…
Masterpendidikan.com - Cara Membuat Banyak Link Pada Profil Instagram. Apakah kamu berjualan online di Instagram,…
MasterPendidikan.com - Rem mobil menjadi komponen mobil yang penting untuk diperhatikan. Rem adalah fitur keselamatan…
MasterPendidikan.com - Umumnya kita menggunakan kwitansi sebagai alat bukti pembayaran ataupun penerimaan sejumlah uang dan…