Pengertian, Tujuan, Manfaat dan Jenis-Jenis Yoga

Pengertian, Tujuan, Manfaat dan Jenis-Jenis Yoga

Posted on

Pengertian, Tujuan, Manfaat dan Jenis-Jenis Yoga – Kali ini kita akan masuk dalam topik pembahasan tentang Yoga, ya Yoga. Apa itu Yoga, Apa Tujuan dan Manfaat dari Yoga tentunya. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, silahkan simak penjelasan berikut ini :

Pengertian Yoga

Secara Etimologi Yoga berasal dari Bahasa Sansekerta kuno, yaitu “Yuj”. Yuj memiliki arti Union atau penyatuan diri. Yoga sendiri memiliki tiga makna yang berbeda yaitu Penyerapan (Samadhi), Menghubungkan (Yunakti) dan Pengendalian (Yojyanti).

Yoga merupakan ilmu yang mempelajari tentang keterkaitan antara fisik, mental dan spiritual manusia dalam mencapai sistem kesehatan menyeluruh (Holistik) yang terbentuk dari kebudayaan India Kuno.

Pada awalnya Yoga dikenalkan oleh tokoh legenda asal India yang hidup 200 – 500 Sebelum Masehi yang bernama Patanjali dalam Buku Yoga Sutras.

Yoga juga merupakan penyatuan dari jiwa spiritual dan universal atau pembatasan fikiran yang selalu bergerak, dalam kata lain suatu sistem yang sistematis dalam menjalankan latihan rohani dalam meraih ketenangan batin serta menjalankan latihan fisik agar dapat meraih kesehatan jasmani dan rohani, dan hal tersebut dinamakan dengan Jiwan Mukti.

Tujuan Yoga

Yoga memiliki tujuan untuk meluaskan kesadaran manusia hingga begitu jauh dan dapat disamakan dengan kesadaran alam semesta. Hal tersebut harus diraih dengan realisasi prinsip spiritual dalam tubuh, ada prinsip fisik dan psychological dan sebenarnya adalah kepribadian diri kita sendiri yang abadi dan benar.

Manfaat Yoga

Menurut Sindhu (2014: 34), Yoga memiliki manfaat jika dijalani dengan rutin dan teratur, dan berikut ini beberapa manfaat dari Yoga :

  • Dapat sebagai peningkat sirkulasi darah ke semua sel tubuh dan otak
  • Dapat sebagai pembentuk postur tubuh yang lebih tegap, dan juga otot yagn lebih lentur dan kuat.
  • Dapat sebagai peningkat kapasitas paru-paru ketika bernafas
  • Dapat membuang racun dari dalam tubuh (detoksifikasi)
  • Bisa sebagai peremajaan sel tubuh dan penghambat penuaan
  • Dapat mengurangi ketegangan tubuh, pikiran, dan mental serta membuatnya lebih kuat ketika menghadapi stres
  • Sebagai pemberi kesempatan untuk merasakan relaksasi yang mendalam
  • Sebagai peningkat kesadaran pada lingkungan
  • Sebagai peningkat rasa percaya diri dan kemampuan untuk berpikir positif.

Jenis-Jenis Yoga

Menurut Giri (2006), Yoga dikategorikan kedalam beberapa jenis, yaitu :

Hatha Yoga

Yoga jenis ini menggunakan sistem pelatihan dengan berbagai teknik membentuk sikap tubuh (asana) dan diikuti dengan teknik pernapasan (pranayama) untuk mencapai keseimbangan antara 2 (dua) kekuatan yang berbeda di dalam tubuh, seperti tubuh bagian atas dan tubuh bagian bawah, tubuh bagian kiri dan tubuh bagian kanan, tarikan napas dan hembusan napas, energi positif dan energi negatif dsb.

Bhakti Yoga

Yoga jenis ini berfokus pada diri untuk mengarah hati. Jika seseorang yogis berhasil dalam menerapkannya, maka akan dapat melihat kelebihan dari orang lain dan cara untuk menghadapi sesuatu. Keberhasilan dari yoga jenis ini menjadikan seorang yogis akan menjadi lebih belas asih serta menerima segala apa yang ada di sekelilingnya, karena dalam yoga jenis ini diajarkan untuk mencintai alam dan beriman kepada Tuhan.

Raja Yoga

Yoga jenis ini lebih menekankan pada teknik meditasi dan kontemplasi. Yoga jenis ini pada akhirnya akan mengarah kepada cara menguasai diri dan sekaligus menghargai diri sendiri dan sekitarnya. Raja yoga adalah dasar dari yoga sutra.

Jnana Yoga

Yoga jenis ini melakukan penerapan metode untuk mencapai kebijaksanaan dan pengetahuan. Adapun Teknik yoga jenis ini lebih cenderung untuk mencampurkan antara kepandaian dan kebijaksanaan, dan nantinya akan memperoleh hidup yang dapat menerima semua filosofi dan agama.

Karma Yoga

Yoga jenis ini lebih percaya pada reinkarnasi. Yoga jenis ini akan menjadikan agar seorang yogis tidak egois, karena yakin bahwa tingkah lakunya pada saat ini akan berpengaruh pada kehidupan yang akan datang.

Tantra Yoga

Yoga jenis ini agak sedikit berbeda dari yoga yang lainnya, bahkan ada yang beranggapan bahwa yoga ini mirip dengan ilmu sihir. Adapun cara yoga ini terdiri atas kebenaran (kebenaran) dan hal yang mistik (mantra). Dan tujuan dari teknik yoga ini ialah agar dapat memberi penghargaan pelajaran dan pengalaman hidup.

Sedangkan menurut Somvir (2006), Aba beberapa jenis yoga, yang antara lain yaitu:

Ananda Yoga

Yoga jenis ini lebih berfokus terhadap postur tubuh yang dirancang agar dapat memindahkan energi ke otak, dan mempersiapkan tubuh untuk meditasi. Yoga ini terfokus pada keselerasan tubuh yang tepat dan pernapasan yang dikendalikan.

Iyengar Yoga

Yoga jenis ini lebih mementingkan penyusunan gerakan yang sempurna lewat, teknik alignment atau kesejajaran pada presisi yang tinggi untuk mencapai manfaat yang maksimal bagi kesehatan.

Kundalini Yoga

Yoga jenis ini mencampurkan gerakan yang repetisi, latihan pernapasan, nyanyian puji-pujian, dan meditasi dalam membangun energi spiritual yang konon berbaring di dasar tubuh manusia (atau lantai panggul manusia)

Bikram Yoga

Yoga jenis dilaksanakan di dalam ruangan yang dipanaskan di suhu antara 36-42 derajat celcius untuk menstimulasi tubuh agar toksin dapat keluar lewat keringat dan dapat membantu meregangkan tubuh lebih jauh. Adapun setiap latihan terdiri dari dua tekni pranayama dan 24 jenis asana.

Ashtanga Yoga

Yoga ini merupakan nama yang diberikan pada sistem yoga yang diajarkan oleh Sri K. Pattabhi Jois. Gaya yoga jenis ini menuntut kekuatan fisik karena melibatkan sinkronasi bernapas dengan seri progresif. Yoga jenis ini dapat membantu dalam memperbaiki sirkulasi, fleksibilitas, stamina, cahaya kebatinan yang kuat dan pikiran yang tenang.

Jivamukti Yoga

Yoga jenis ini berkembang sekitar tahun 1986 oleh Sharon Gannon & David Life. Metode yoga jenis ini menerangkan aspek spiritual dan etika praktek yoga. Yoga Jivamukti adalah bentuk asana yang kuat dengan penekanan di studi agama, nyanyian sansekerta, vegetarian, non-kekerasan, meditasi, dan pengabdian kepada Tuhan.

Sivananda Yoga

Yoga jenis ini cocok untuk yang menginginkan latihan yang meliputi gerakan fisik dan bakti yoga, atau yoga yang mementingkan kebaktian. Pada setiap latihan meliputi latihan pranayama, asana, dan relaksasi.

Kripalu Yoga

Yoga jenis ini memiliki tujuan untuk peningkatan kesadaran. Memberi penekanan kesadaran napas, pergerakan dan kelurusan, kripalu ialah tanda jasa untuk kebijaksanaan yang berhubungan dengan badan tersebut.

Meditation Yoga

Yoga jenis ini dijalankan dengan relaksasi yang melibatkan pengosongan pikiran dari semua hal yang menarik, membebani, ataupun mencemaskan dalam kehidupan sehari-hari.

Prenatal Yoga

Yoga jenis ini khusus untuk kehamilan dengan teknik dan intensitas yang disesuaikan dengan keperluan fisik dan psikiks ibu hamil dan janin yang dikandungnya.

Viniyoga

Yoga jenis ini digunakan sebagai praktek terapi untuk penderita cedera atau pasca operasi. Viniyoga memiliki gerakan yang lembut, penyembuhan disesuaikan dengan jenis tubuh setiap orang dan keperluan ketika mereka tumbuh dan berubah.

Acro Yoga

Yoga jenis ini memiliki masing-masing gerakan yang dilakukan mengandung unsur akrobatik.

Itulah sekilas penjelasan tentang Pengertian, Tujuan, Manfaat dan Jenis-Jenis Yoga, terima kasih telah menyempatkan membaca, semoga artikel yang anda baca bermanfaat, jangan sungkan untuk mengirimkan kritik maupun saran kepada redaksi kami

Baca Juga >>>


Loading...