Penyebab Anak Suka Menyontek

Penyebab Anak Suka Menyontek

Masterpendidikan.com – Penyebab Anak Suka Menyontek. Sebenarnya tiap anak memiliki alasan dibalik tindakan menyontek mereka. Alasan ini bisa saja berasal dari lingkungan, guru, bahkan bisa jadi Anda sebagai orangtua.

Penyebab Anak Suka Menyontek

Sikap yang kurang baik ini menjadi kebiasaan pada anak bisa dipicu oleh beragam alasan, diantaranya:

Penyebab Anak Suka Menyontek
Penyebab Anak Suka Menyontek
  1. Kepercayaan diri yang kurang

Tidak percaya diri atau tidak yakin dengan kemampuan sendiri bisa jadi penyebab anak termotivasi untuk mencontek. Akibat rasa percaya diri yang kurang, anak mungkin tidak yakin dengan jawaban sendiri dan merasa jawaban orang lain lebih meyakinkan.

  1. Malas berusaha 

Kondisi dimana anak malas berusaha juga jadi sifat yang membuat anak selalu ingin menyontek. Mereka lebih memilih jalan pintas lewat menyontek untuk mendapatkan jawaban instan tanpa perlu repot berpikir.

  1. Adanya kesempatan 

Perilaku menyontek juga bisa muncul karena ada kesempatan. Saat guru ataupun orang tua di rumah tidak mengawasi, agar tugas mereka cepat selesai, menyontek menjadi solusi terbaik bagi sang anak.

Pengawasan yang tidak ketat selama ujian menjadi peluang besar bagi anak untuk melakukan tindakan menyontek saat ujian.

  1. Teman-teman yang Lain Sering Menyontek

Di kelas yang menjadi lingkungan tempat anak belajar sangat mudah mempengaruhi perilaku anak. Saat anak melihat teman-temannya menyontek, dari kondisi tersebut anak-anak akan beranggapan bahwa mencontek boleh dilakukan.

BACA JUGA :   12 Tanda-Tanda Globalisasi Dalam Kehidupan Nyata
  1. Keinginan Besar untuk Mendapatkan Nilai yang Tinggi

Beberapa kasus di mana anak melakukan perilaku menyontek di karenakan tuntutan dari guru maupun orang tua yang menginginkan anak selalu dapat nilai yang tinggi. Nah, ketika ekspektasi orang tua terhadap anak terlalu tinggi dan anak kemudian tidak mampu mengimbangi keinginannya dengan belajar yang tekun.

  1. Ketakutan yang Besar dengan Kegagalan

Takut gagal menjadi alasan yang mendorong perilaku mencontek anak. Situasi ini terjadi di karenakan anak susah dan mungkin tidak bisa mengatasi rasa kecewa karena telah gagal.

Rasa takut gagal membuat kecemasan pada anak makin bertambah menjelang ujian.

Kecemasan karena takut gagal akan membuyarkan konsentrasi dan akhirnya tidak bisa menyelesaikan soal dengan baik.

  1. Pemberian Tugas atau Ujian yang Terlalu Berat

Beberapa kasus pada anak yang menyontek di temukan bahwa perilaku mereka di dorong karena pemberian tugas atau ujian yang terlalu berat. Sehingga untuk tetap bisa menyelesaikannya, anak terpaksa harus menyontek.

  1. Jawaban yang Dituntut Terlalu Membuku (Buku Sentris)

Tidak hanya karena soal terlalu sulit, tapi juga jawaban yang dit untut guru harus sesuai dengan isi buku terkadang mendorong anak untuk menyontek saja.

  1. Bentuk Protes atas Ketidakadilan

Kondisi anak di mana selalu merasa tidak puas dengan penjelasan guru, tidak puas atas penilaian yang di berikan guru mendorong anak untuk melakukan bentuk protes.

  1. Ganjaran Hukuman dari Orang tua

Alasan lain yang bisa mendorong anak melakukan tindakan mencontek di karenakan ada ganjaran hukuman dari orangtua jika anak gagal. Ketakutan anak dengan hukuman dari orang tua menjadi pemicu bagi anak untuk menyontek.

You May Also Like

About the Author: yudha