Letak Geografis Indonesia
Letak Geografis Indonesia

Letak Geografis Indonesia

Posted on

Letak Geografis Indonesia – Letak Geografis Indonesia adalah posisi keberadaan negara Indonesia berdasarkan letak dan bentuknya dimuka bumi. Menurut letak geografisnya, Indonesia berada diantara dua benua (Benua Asia dan Benua Australia) dan dua samudera (Samudera Hindia dan Samudera Pasifik).

Lokasi Indonesia dapat dilihat dari segi letak absolut (site) dan letak relatif (situation). Lokasi absolut Indonesia, yaitu letaknya di muka bumi, sedangkan lokasi relatifnya adalah letak Indonesia dengan kondisi wilayah di sekitar Indonesia.

Letak Geografis Indonesia
Letak Geografis Indonesia

Letak Geografis Indonesia

Indonesia terletak di antara 6º LU – 11º LS dan 95º BT – 141º BT, antara Lautan Pasifik dan Lautan Hindia, antara benua Asia dan benua Australia, dan pada pertemuan dua rangkaian pergunungan, yaitu Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterranean. Wilayah atau pulau paling barat adalah Pulau Rondo (dekat Pulau We) dan paling timur adalah garis perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini di Provinsi Papua. Sementara wilayah paling utara adalah Pulau Rondo dan paling selatan Pulau Rote.

Akibat dari letak garis bujur tersebut maka Indonesia terbagi menjadi tiga daerah waktu, yaitu Waktu Indonesia Barat (WIB), Waktu Indonesia Tengah (WITA), dan Waktu Indonesia Timur (WIT). Letak astronomi mengakibatkan terjadinya perbedaan waktu sekitar 3 jam bagian paling timur dengan bagian paling barat Indonesia.

Sejak tanggal 1 Januari 1988 di Indonesia diberlakukan pembahagian daerah waktu yang baru, menggantikan pembahagian waktu lama yang berlaku sejak 1 Januari 1964. Dengan berlakunya pembahagian daerah waktu baru ini, terjadi pergeseran waktu di beberapa tempat.

Hubungan posisi geografis dengan perubahan musim di Indonesia

  1. Indonesia mendapat iklim Musim /muson ( terdapat dua musim yaitu hujan dikenal karena pergerakan angin musim barat dan kemarau dikenal karena pergerakan angin musim timur secara bergantian tiap 6 bulan sekali )
  2. Curah hujan tinggi
  3. Indonesia dilalui garis katulistiwa sehingga mendapat panas sepanjang tahun
  4. Kelembaban udara relatif tinggi
  5. Indonesia terdapat iklim laut

Dengan kondisi dan letak geografis seperti ini, dituntut koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengamankan kepulauan Indonesia tersebut dari pihak-pihak yang tidak berhak menggunakan atau memilikinya. Di pihak lain, banyak dan luasnya pulau menuntut suatu bentuk perencanaan dan strategi pembangunan yang cocok dengan keadaan geografis Indonesia. Indonesia mempunyai iklim tropik basah yang dipengaruhi oleh angin monsoon barat dan monsun timur. Iklim yang dimiliki ini menyebabkan Indonesia hanya mengenal dua musim yaitu musim hujan dan musim kemarau.

Dengan kondisi iklim yang demikian itu menyebabkan beberapa produk hasil bumi dan industri menjadi sangat spesifik. Sehingga pengelolaan sumber daya alam, wilayah perbatasan dan pertahanan yang baik sangat diperlukan di Indonesia. Hal lain yang vital untuk dilakukan adalah mempersiapkan segala sarana dan prasarana yang memadai, seperti sarana telekomunikasi, perdagangan, pelabuhan laut, dan udara. Dampak positif dari letak geografis Indonesia ini tentu sangat menguntungkan dalam pertumbuhan ekonomi terutama jika dimanfaatkan sebagai lalu lintas perdagangan.

Baca Juga :
Pengertian Dan Contoh Konsep Geografi


Loading...