Pengertian, Jenis, Manfaat dan Sumber Antioksidan

Posted on

Pengertian, Jenis, Manfaat dan Sumber Antioksidan

Pengertian Antioksidan

Antioksidan ialah sebuah senyawa alami yangbisa didapatkan adri makanan dan fungsinya untuk mencegah kerusakan sel jaringan pada tubuh. Secara lebih lanjut merupakan gabungan dari dua kata yaitu anti dan oksidan. Oksidan merupakan radikal bebas yang berasal dari lingkungan atau yang berlangsung dalam tubuh. Proses oksidasi dapat merusak jaringan pada tubuh dengan cepat.

Jenis Antioksidan

Terdapat tiga jenis antioksidan yang terdapat di bumi, akni :

Enzim

Ini merupaan jenis antioksidan yang diproduksi oleh tubuh yang asalnya dari protein dan mineral yang kita konsumsi dari makanan. Enzim ini bekerja dengan bersintesis dengan zat lain dan bisa mengubah molekul satu ke molekul lain.

Bahan utama dari enzim ini adalah protein dan terbentuk karena bantuan beberapa zat mineral seperti tembaga, selenium, magnesium, zat besi serta zinc. Kualitasnya sangat bergantung pada makanan jenis apa yang kita konsumsi, karenanya sangat perlu untuk menjaga makan sehat supaya proses pembentukan enzim dan metabolismi bisa berjalan dengan baik.

Vitamin

Termasuk antioksidan yang bisa didapatkan dari makanan, tubuh tidak bisa memproduksi vitamin, ini hanay bisa didapatkan dari asupan nutrisi yang masuk dalam tubuh. Tidak semua jenis vitamin masuk dalam kategori antioksidan, hanya terdapat pada vitamin A, C, E asam folat dan betakaroten saja yang bisa mencegah rusaknya sel serta memperbaikinya.

Fitokemikal

Jenis ini sebenarnya dipakai oleh tumbuhan untuk melindungi diri dari radikal bebas. Setelah di lakukan penelitian, manfaatnya juga bisa dirasakan oleh manusia dengan cara cukup dengan mengkonsumsi tumbuhan yang mengandung zat ini. Zai ini terbagi dalam empat jenis yakni Karotenoid, Polifenol, Flavonoid dan Ali Sulfida.

Antioksidan Berdasarkan Fungsinya

– Antioksidan Primer

Sangat berperan penting dalam mencegah kerusakan sel dan jaringan tubuh. Juga berfungsi untuk menghambat perubahan negatif akibat dari radikal bebas. Jenis ini bisa bekerja dengan bantuan zat mineral lain, seperti mangan, seng, tembaga dan selenium. Contoh dari zat ini ialah enzim katalase, enzim glutation dimustase dan enzim suoeroksida dismutase.

– Antioksidan Sekunder

enzim ini memutus rantai dari pengaruh negatif radikal bebas. Bila pengaruh sudah terlanjur terjadi maka antioksidan ini akan memutus alurnya supaya tidak semakin menyebar dan semakin bertambah besar kemudian berakibat buruk. Contoh enzim ini ialah Vitamin E, C dan betakaroten.

– Antioksidan Tersier

Berfungsi untuk memperbaiki sel yang telah rusak, yang termasuk dalam jenis ini seperti metonin yang fungsinya untuk memperbaiki DNA pad ainti sel yang rusak. Enzim ini sangat bermanfaat untuk proses penyembuhan, contohnya setelah melakukan oprasi, atau pada seseorang yang terserang kanker. Contoh enzimnya ialah sulfoksida reduktase.

– Oxygen Scavanger

Jenis ini mengikat oksigen sehingga tidak terlibat selama proses oksidasi, seperti pada vitamin E san C.

Manfaat Antioksidan

– Mencegah Penyakit

Fungsi utamanya mencegah kerusakan sel, jadi jika dalam tubuh terdapat virus atau racun yang sudah terlanjur masuk dalam tubuh maka antioksidan akan mencegah kerusakan sel pada tubuh.

– Menangkal Radikal Bebas

Berfungsi sebagai tameng untuk menghalau segala virus, bakteri atau pengaruh buruk dari luar tubuh kita. Radikal bebas bisa terjadi karena makanan, polusi dan lingkungan. Ketika tubuh terkena atau terpapar keadaan yang buruk maka tubuh yang mempunyai antioksidan tidak akan mudah untuk dijangkiti pengaruh buruk dan radikal bebas.

– Mencegah Terjadinya Penuaan Dini

Vitamin E dan C merupakan jenis antioksidan yang bisa mencegah penuaan dini, menghilangkan bintik hitam dan mencegah munculnya keriput. Banyak-banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung dua vitamin ini supaya anda semua awet muda.

– Menyehatkan Organ Tubuh

Tidak hanya mencegah kerusakan sel, antioksidan ini juga akan menjaga kesehatan organ tubuh. akrena dalam beberapa jenis antioksidan ada yang berfungsi untuk mengatur dan mengontrol kadar gula darah dan kolesterol.

– Menyehatkan Kulit

Vitamin E merupakan antioksidan yang mampu menjada kulit, terutama dari pengaruh buruk sinar matahari yang secara langsung mengenai kulit. Vitamin C juga membantu untuk mencerahkan kulit, melembabkan serta mengahsulkan.

– Mengatur Kolesterol Dalam Darah

Vitamin C yang terkandung juga dapat mengatur kadar kolesterol dalam darah dengan baik.

– Mencegah Bayi Lahir Dengan Keadaan Cacat

Asam folat dan beberapa senyawa lain bisa mengurangi resiko bayi lahir kurang sempurna karena berfungsi untuk menjaga kekuatan dan kesehatan janin selama dalam kandungan.

– Menjaga Kesehatan Reproduksi Pada Pria

Zat Likopen berfungsi untuk menjaga kesehatan prostat dan proantosianidin akan menjaga kesehatan kandung kemih.

Sumber Antioksidan BErasal Dari Makanan

Karena enzim ini tidak bisa diprosuksi sendiri oleh tubuh maka kita harus memenuhi asuoan makanan yang mengandung antioksidan. Bisa kita dapatkan dari buah, sayur, biji-bijian, kacang-kacang bahkan dari rempah-rempah yang banyak banyak ditemui di negara kita.

KArena pentingnya peran enzim ini maka jangan ragu untuk mengkinsumsi makanan yang mengandung entioksidan tinggi, khususnya sayuran hijau dan buah yang bisa kangsung dimakan. Dnegan rutin mengkonsumsi makanan ini maka tidak hanya bisa mnyehatkan namun juga bisa memperpanjang usia dan menjegah penuaan.

Sekian penjelasan dari kami tentang Pengertian, Jenis, Manfaat dan Sumber Antioksidan, terima kasih telah menyempatkan membaca, semoga artikel yang anda baca bermanfaat

Baca Juga >>>


Loading...